Top
Begin typing your search above and press return to search.

Langkat kembali ke PPKM level III, Pemkab dorong gencarkan vaksinasi dan perketat prokes

Plt Asisten I menyampaikan kini status PPKM Langkat naik kembali ke level III. Pemerintah Kabupaten Langkat fokus untuk menurunkannya kembali menjadi level I.

Langkat kembali ke PPKM level III, Pemkab dorong gencarkan vaksinasi dan perketat prokes
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran COVID-19, di ruang pola Kantor Bupati Langkat. Rapat dipimpin Plt Asisten I Pemerintahan Setda Kabupaten Langkat Basrah Pardomuan, mewakili Plt Bupati Langkat. Rapat diikuti para camat dan kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Langkat.

Plt Asisten I menyampaikan kini status PPKM Langkat naik kembali ke level III. Pemerintah Kabupaten Langkat fokus untuk menurunkannya kembali menjadi level I. Untuk itu pemerintah dan intansi terkait akan kembali menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat dan percepatan vaksinasi untuk dosis pertama dan dosia kedua bagi yang belum, dan vaksin ketiga (booster).

Diketahui saat ini vaksinasi dosis pertama mencapai 88%, diantaranya 32% anak sekolah. Pencapaian itu membuat posisi Langkat masih diperingkat 10 ke bawah. Sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 48%. Saat ini Langkat menargetkan vaksinasi 26 ribu dosis perhari, disalurkan ke 23 kecamatan. Basrah juga menginstruksikan agar dana desa sebesar 8% disiapkan kepala desa bagi warga yang melakukan isoman (isolasi mandiri).

Mendengarkan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Langkat Sutrisuanto akan segera berkordinasi dengan para kepala desa di Langkat terkait hal itu. "Saya akan menyurati kepala desa di Kabupaten Langkat demi menangani isolasi tersebut," kata Sutrisuanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta M Salim, Minggu (20/2).

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Saiful Abdi mengatakan bahwa Langkat menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sebab itu pihaknya berkomitmen menggencarkan vaksinasi bagi pelajar. "Kami berkomitmen mempercepat dan menuntaskan vaksinasi bagi pelajar yang ada di Langkat," katanya.

Sedangkan Plt. Kadis Kesehatan dr Juliana menyampaikan update harian per 15 Februari 2022 Langkat. Terdapat 25 kasus konfirmasi, 16 kasus aktif, 6 kasus sembuh, 1 kasus meninggal, 0 suspect dan probabel. Untuk persentase kumulatif penduduk yang terkonfirmasi COVID-19 masih berjumlah 0,28 persen dari keseluruhan jumlah penduduk Langkat 1.051.752 jiwa. Sedangkan total akumulasi kasus COVID-19 per 15 Februari 2022 secara nasional, total kasus konfirmasi 4.844.279 kasus, kasus aktif 375.857 kasus, kesembuhan bertambah total 4.323.101 kasus, jumlah kasus kematian 145.321 kasus.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire